Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Dorong Pola Sehat Penggunaan Gadget pada Anak
STARASPIRASI.COM, KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyoroti meningkatnya penggunaan gadget pada anak sebagai isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Penggunaan perangkat digital tanpa batas dinilai berpotensi menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari kesehatan fisik hingga kondisi psikologis anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Dr. Arief Kurnia, menjelaskan bahwa anak-anak yang terlalu lama terpapar layar berisiko mengalami gangguan penglihatan, penurunan aktivitas fisik, serta ketidakseimbangan pola hidup seperti kurang minum dan kelelahan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengendalikan penggunaan gadget agar tidak berdampak negatif.
“Jangan sampai anak terus-menerus terpapar gadget tanpa kontrol. Ini berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan kemampuan sosial mereka,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berhenti pada aspek fisik. Anak yang terlalu sering berinteraksi dengan gadget juga cenderung mengalami penurunan kemampuan sosial, sulit berkonsentrasi, serta menunjukkan perubahan emosi yang tidak stabil. Risiko tersebut semakin tinggi ketika anak mengakses konten digital tanpa pendampingan, yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku mereka dalam jangka panjang.
Selain itu, paparan layar secara terus-menerus juga berdampak pada kualitas tidur anak. Cahaya dari perangkat digital dapat mengganggu ritme biologis tubuh, menyebabkan anak sulit tidur dan kurang bugar saat beraktivitas di siang hari.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Kesehatan mengimbau orang tua untuk menerapkan pola penggunaan gadget yang lebih terkontrol. Pembatasan waktu penggunaan menjadi langkah utama yang perlu diterapkan, disertai dengan dorongan agar anak tetap aktif secara fisik melalui kegiatan di luar ruangan maupun interaksi langsung dengan lingkungan sekitar.
Pengawasan terhadap konten yang diakses anak juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Orang tua diharapkan memanfaatkan fitur keamanan pada perangkat digital serta secara aktif mendampingi anak saat menggunakan gadget.
Di sisi lain, edukasi kepada anak perlu dilakukan sejak dini agar mereka memahami batasan penggunaan teknologi. Dengan pemahaman yang baik, anak diharapkan mampu menggunakan gadget secara bijak dan tidak bergantung secara berlebihan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dan kesehatan anak. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya melek digital, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.



Post Comment